Inspirasi Sehat
Stres Mommy Bisa "Nular" ke Si Kecil Lewat Bau Badan
Tue, 2 Jun 2026Pernah merasa bingung saat si kecil mendadak rewel parah, padahal dia sudah makan, popoknya bersih, dan tidak sedang sakit? Coba periksa diri sendiri, apakah kamu sedang merasa stres atau banyak pikiran? Percaya atau tidak, stres yang dialami orang tua ternyata bisa menular ke bayi, fenomena ini sering disebut sebagai Second-Hand Stress.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Psychological Science Journal membuktikan bahwa bayi sangat peka terhadap perubahan emosi ibunya. Dalam penelitian tersebut, bayi-bayi menunjukkan reaktivitas fisiologis yang mencerminkan reaktivitas ibu mereka setelah ibu mengalami situasi stres. Bahkan, bayi yang ibunya mengalami evaluasi sosial negatif (stres tinggi) menunjukkan sikap lebih menghindar terhadap orang asing. Lebih mengejutkannya lagi, setelah ibu mengalami stres negatif, sinkronisasi fisiologis antara ibu dan bayi menjadi lebih kuat seiring berjalannya waktu.
Bagaimana hal ini bisa terjadi? Bayi belum bisa bicara, tetapi indra penciuman mereka sangat tajam. Saat kamu stres, tubuh memproduksi hormon kortisol yang memengaruhi aroma keringat. Bau badan khas "orang stres" inilah yang ditangkap oleh bayi, membuat mereka ikut merasa cemas, tidak aman, dan akhirnya rewel tanpa alasan yang jelas bagi kita. Selain bau badan, bayi juga sangat sensitif terhadap perubahan detak jantung, nada suara, dan ketegangan otot saat digendong.
Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua, khususnya ibu, untuk memprioritaskan self-care. Mengambil jeda untuk menenangkan diri bukan berarti egois, melainkan langkah krusial untuk menjaga ketenangan ekosistem keluarga. Ingat, happy parents raise happy kids.
