Inspirasi Sehat

Sering Mimisan? Coba Periksa PT dan aPTT

Mon, 23 Feb 2026

Pernah mengalami luka iris kecil tapi darahnya mengucur terus tidak mau berhenti? Atau tiba-tiba muncul lebam biru di kulit padahal tidak terbentur apa-apa? Jangan anggap remeh, itu bisa jadi sinyal ada masalah pada sistem pembekuan darah (koagulasi). Untuk memastikannya, pemeriksaan PT (Prothrombin Time) dan APTT (Activated Partial Thromboplastin Time) adalah jawabannya.

Mari bahas fungsi keduanya. Tubuh manusia punya mekanisme canggih untuk membekukan darah saat terluka agar tidak kehabisan darah. Proses ini melibatkan banyak faktor. Nah, tes PT bertugas mengevaluasi faktor koagulasi jalur ekstrinsik, sedangkan APTT memeriksa jalur intrinsik.

Singkatnya, kedua tes ini mengukur "seberapa lama" waktu yang dibutuhkan darah untuk membeku. Dokter biasanya meminta tes ini untuk skrining sebelum operasi, memantau pasien yang minum obat pengencer darah (seperti Warfarin atau Heparin), atau mendeteksi kelainan genetik seperti Hemofilia.

Sampel dan Persiapan: Prosedurnya standar dan tidak menyakitkan. Petugas akan mengambil sampel darah vena (biasanya di lengan) yang kemudian dimasukkan ke tabung khusus bertutup biru berisi natrium sitras.

Kabar baiknya, tidak perlu puasa untuk tes ini. Namun, persiapan paling krusial adalah informasikan kepada petugas atau dokter mengenai obat-obatan yang sedang dikonsumsi, terutama obat pengencer darah, suplemen vitamin K, atau herbal tertentu. Hal ini penting karena zat-zat tersebut bisa mempengaruhi durasi pembekuan darah dan hasil tes.

Jadi, jika sering mengalami pendarahan gusi, mimisan tanpa sebab, atau memar misterius, segera lakukan pengecekan PT dan APTT untuk deteksi dini.

Kembali ke indeks
Customer Service
Layanan Whatsapp
SAPA PRAMITA