Inspirasi Sehat

Procalcitonin Sang Pemantau Infeksi Bakteri

Mon, 2 Nov 2026

Procalcitonin atau PCT adalah protein awal pembentuk hormon kalsitonin. Dalam kondisi normal, kadar PCT dalam darah sangat rendah.
 
Saat terjadi infeksi bakteri sistemik, kadar PCT dapat meningkat secara nyata. Karena itu, pemeriksaan PCT digunakan untuk membantu menilai kemungkinan adanya infeksi bakteri sistemik, terutama sepsis.
 
Pemeriksaan ini dapat dipertimbangkan pada dugaan sepsis, infeksi berat seperti pneumonia berat dan bakteremia, serta untuk membantu membedakan kemungkinan infeksi bakteri dari infeksi virus atau peradangan noninfeksi. PCT juga dapat digunakan untuk memantau respons terapi antibiotik dan pasien ICU dengan dugaan atau diagnosis sepsis.
 
Salah satu pendekatan interpretasi menyebutkan bahwa PCT >10 ng/mL sering ditemukan pada sepsis berat atau syok septik. Namun, angka tersebut bukan penentu diagnosis sepsis.
 
PCT juga dapat meningkat pada trauma berat, luka bakar, operasi besar, dan kondisi peradangan tertentu. Sebaliknya, PCT yang rendah belum tentu menyingkirkan infeksi bakteri, terutama pada fase awal atau infeksi lokal.
 
Karena itu, hasil PCT perlu dibaca bersama kondisi pasien. Pemeriksaan PCT secara berulang juga sering lebih informatif dibanding hanya melihat satu hasil.

Kembali ke indeks
Customer Service
Layanan Whatsapp
SAPA PRAMITA