Inspirasi Sehat

Penyakit Tidak Menular: Kenali Risiko Utama dan Cara Mencegahnya

Wed, 14 Oct 2026

Tidak semua penyakit berbahaya dapat menular dari satu orang ke orang lain. Sebagian justru berkembang secara perlahan, tanpa menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal. Kondisi inilah yang membuat penyakit tidak menular (PTM) menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di dunia.

Melalui edukasi kesehatan PRAMITA, dr. Cahya Rahma Miftah, Dokter Pelayanan Medis PRAMITA, mengajak masyarakat untuk mengenali berbagai penyakit tidak menular beserta langkah pencegahannya.

Lima Penyakit Tidak Menular yang Perlu Diwaspadai

Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering disebut sebagai silent killer karena umumnya tidak menimbulkan gejala khas. Jika tidak terkontrol, hipertensi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Apabila tidak dikelola dengan baik, kondisi ini berpotensi menimbulkan komplikasi pada mata, saraf, ginjal, dan jantung.

Penyakit jantung mencakup berbagai gangguan yang memengaruhi fungsi jantung. Salah satunya adalah penyakit jantung koroner, yang terjadi ketika aliran darah menuju otot jantung terganggu akibat penyempitan pembuluh darah.

Stroke terjadi ketika aliran darah ke bagian otak terganggu atau pembuluh darah di otak pecah. Kondisi ini merupakan keadaan darurat medis yang memerlukan penanganan segera untuk mengurangi risiko kerusakan otak dan kecacatan.

Kanker terjadi akibat pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali. Penyakit ini dapat menyerang berbagai organ tubuh dan memerlukan pemeriksaan serta penanganan sesuai jenis dan stadium penyakit.

Pencegahan Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Risiko sejumlah penyakit tidak menular dapat dikurangi melalui perubahan gaya hidup. Mulailah dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak aktivitas fisik, serta membatasi asupan gula, garam, dan lemak.

Luangkan waktu untuk berolahraga sekitar 30 menit sehari sesuai kemampuan tubuh. Hindari kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol untuk membantu menjaga kesehatan dalam jangka panjang.

Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga memiliki peran penting. Pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, serta penilaian faktor risiko kesehatan dapat membantu menemukan masalah lebih awal, bahkan ketika seseorang belum merasakan keluhan.

Jenis dan frekuensi pemeriksaan sebaiknya disesuaikan dengan usia, riwayat kesehatan, faktor risiko, serta rekomendasi tenaga medis.

Jangan menunggu munculnya gejala untuk mulai peduli terhadap kesehatan. Konsultasikan kebutuhan pemeriksaan Anda dengan tenaga medis PRAMITA sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan secara berkelanjutan.

Karena kesehatan hari ini adalah investasi terbaik untuk masa depan.

Kembali ke indeks
Customer Service
Layanan Whatsapp
SAPA PRAMITA