Inspirasi Sehat
Penyakit CROHN: Kenali Gejala dan Faktor Risikonya
Wed, 9 Sep 2026Gangguan pencernaan yang berlangsung lama sebaiknya tidak dianggap sebagai keluhan biasa. Salah satu kondisi yang dapat menyebabkan peradangan kronis pada saluran pencernaan adalah penyakit Crohn.
Penyakit Crohn merupakan peradangan jangka panjang yang dapat terjadi di berbagai bagian saluran pencernaan, mulai dari mulut hingga anus. Meski demikian, penyakit ini paling sering menyerang bagian usus.
Gejala Penyakit Crohn yang Perlu Diwaspadai
Ada beberapa gejala utama yang dapat muncul pada penyakit Crohn. Pertama, diare kronis yang berlangsung dalam waktu lama. Kedua, nyeri atau kram pada perut, terutama di bagian kanan bawah.
Gejala lainnya adalah penurunan berat badan secara drastis tanpa penyebab yang jelas. Penderitanya juga dapat merasa mudah lelah dan mengalami demam ringan. Pada kondisi tertentu, feses dapat bercampur darah.
Keluhan tersebut, terutama apabila berlangsung lama atau berulang, perlu mendapatkan perhatian dan evaluasi medis.
Mengapa Penyakit Crohn Bisa Terjadi?
Penyakit Crohn berkaitan dengan gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Sistem imun yang seharusnya berfungsi melindungi tubuh justru secara keliru menyerang jaringan usus yang sehat sehingga memicu peradangan kronis.
Selain gangguan sistem kekebalan tubuh, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit Crohn.
Faktor pertama adalah genetik, terutama jika seseorang memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit serupa. Penyakit Crohn juga paling sering terdeteksi pada usia muda, yaitu sekitar 15–30 tahun.
Kebiasaan merokok menjadi faktor risiko lainnya dan dapat memperparah peradangan. Pola makan dengan konsumsi makanan olahan serta makanan tinggi lemak juga disebut sebagai faktor yang dapat meningkatkan risiko.
Jangan Abaikan Gangguan Pencernaan Berkepanjangan
Penyakit Crohn memerlukan penanganan medis secara rutin untuk membantu mengontrol gejala dan mencegah terjadinya komplikasi.
Apabila Anda atau anggota keluarga mengalami diare, nyeri perut, atau gangguan pencernaan lainnya yang berlangsung lama, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam agar kondisi dapat dievaluasi dan ditangani secara tepat.
