Inspirasi Sehat
Mitos atau Fakta: Sariawan Berulang karena Kekurangan Vitamin C?
Sat, 19 Sep 2026#sahabatpramita, pernah mendengar bahwa sariawan yang terus kambuh berarti tubuh kekurangan vitamin C? Anggapan ini terdengar masuk akal karena vitamin C berkaitan dengan perbaikan jaringan. Namun, bukti ilmiah belum menempatkan kekurangan vitamin C sebagai penyebab utama sariawan berulang.
Sariawan berulang, atau luka kecil yang muncul berkali-kali di dalam mulut, memiliki banyak faktor pemicu. Penelitian menyebut penyebab pastinya belum diketahui dan kemungkinan melibatkan kondisi daya tahan tubuh, stres, luka pada mulut, faktor keturunan, serta kekurangan zat gizi tertentu. Artinya, satu keluhan tidak bisa langsung disimpulkan berasal dari satu vitamin saja.
Meta-analisis yang terbit pada 2024 menggabungkan 22 penelitian tentang kadar zat pembentuk darah pada penderita sariawan berulang. Di antara vitamin B12, ferritin, folat, zat besi, dan zinc, kekurangan vitamin B12 menunjukkan hubungan paling kuat. Orang dengan vitamin B12 rendah ditemukan hampir tiga kali lebih mungkin berada dalam kelompok penderita sariawan berulang dibandingkan kelompok sehat. Ferritin rendah, yang menggambarkan berkurangnya simpanan zat besi, berada di urutan berikutnya dengan hubungan sekitar 2,5 kali.
Meski begitu, hasil tersebut menunjukkan hubungan, bukan bukti bahwa vitamin B12 selalu menjadi penyebab langsung. Para peneliti juga menegaskan bahwa peran pasti kekurangan vitamin B12 dalam munculnya sariawan masih belum sepenuhnya dipahami. Karena itu, kalimat “sariawan berulang pasti karena kekurangan vitamin C” termasuk mitos.
Bagaimana dengan vitamin C? Sebuah penelitian kecil pada 16 anak menemukan bahwa pemberian vitamin C berkaitan dengan penurunan sekitar 50 persen episode sariawan dan berkurangnya rasa sakit. Namun, peneliti menyebut hasilnya masih awal dan perlu diuji kembali melalui penelitian yang lebih besar. Studi tersebut menguji manfaat pemberian vitamin C, bukan membuktikan bahwa semua peserta kekurangan vitamin C.
Bila sariawan sering kambuh, jangan langsung mengonsumsi suplemen dosis tinggi. Pemeriksaan dapat dipertimbangkan untuk melihat vitamin B12, kadar hemoglobin, ferritin, folat, atau zat besi sesuai penilaian tenaga kesehatan. Pendekatan ini lebih tepat daripada menebak penyebab sendiri.
Pemeriksaan menjadi lebih relevan ketika sariawan terus berulang, karena penelitian menilai secara khusus vitamin B12, hemoglobin, ferritin, folat, dan zat besi pada kondisi ini.
Kesimpulannya, vitamin C tetap penting bagi tubuh, tetapi bukan satu-satunya jawaban. Bukti gabungan saat ini lebih kuat mengarah pada hubungan dengan kekurangan vitamin B12 dan rendahnya simpanan zat besi.
