Inspirasi Sehat

Kanker Serviks: Bukan untuk Ditakuti, tapi Dicegah Sejak Dini

Wed, 3 Jun 2026

Kanker serviks adalah keganasan yang terjadi pada leher rahim. Penyakit ini masih menjadi salah satu tantangan besar bagi kesehatan perempuan, termasuk di Indonesia. WHO dan UNFPA mencatat kanker serviks sebagai kanker kedua tersering pada perempuan di Indonesia, dengan sekitar 36.000 kasus baru dan 21.000 kematian setiap tahun. Hampir semua kasus kanker serviks berkaitan dengan infeksi Human Papillomavirus atau HPV.

Kanker serviks sering disebut silent killer karena pada tahap awal dapat tidak menimbulkan gejala. Namun, Sahabat PRAMITA perlu lebih waspada bila muncul tanda seperti perdarahan di luar siklus haid, nyeri panggul yang tidak biasa, atau keputihan yang berbeda dari biasanya. Keluhan tersebut sebaiknya tidak diabaikan, terutama bila terjadi berulang atau terasa mengganggu.

HPV merupakan virus yang dapat menular melalui kontak kulit ke kulit di area genital, paling sering melalui aktivitas seksual. Meski dampak terbesar kanker serviks terjadi pada perempuan, laki-laki juga dapat terinfeksi HPV, menjadi pembawa tanpa gejala, dan menularkannya kepada pasangan. Pada laki-laki, HPV juga dapat berkaitan dengan masalah kesehatan tertentu, seperti kutil kelamin dan beberapa jenis kanker, meskipun risikonya berbeda pada setiap orang.

Karena itu, memutus rantai penularan HPV bukan hanya tugas perempuan. Laki-laki juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan diri dan melindungi pasangan yang dicintai.

Kabar baiknya, kanker serviks termasuk kanker yang sangat bisa dicegah. Dua langkah penting yang dapat dilakukan adalah deteksi dini dan vaksinasi HPV. Pemeriksaan Pap Smear membantu menemukan perubahan sel pada leher rahim sebelum berkembang menjadi kanker, sedangkan HPV DNA mendeteksi keberadaan virus HPV yang berisiko menyebabkan perubahan sel tersebut. CDC menyebut Pap test dan HPV test dapat membantu mencegah kanker serviks atau menemukannya lebih awal.

Selain deteksi dini, vaksinasi HPV juga menjadi perlindungan penting jangka panjang. Vaksin HPV membantu melindungi tubuh dari tipe HPV yang paling sering menyebabkan kanker serviks.

Jadi, pencegahan kanker serviks bukan soal takut, tetapi soal memilih untuk lebih peduli. Jangan tunggu gejala muncul. Lakukan pemeriksaan secara berkala dan lindungi masa depan dengan langkah pencegahan sejak dini.

Kembali ke indeks
Customer Service
Layanan Whatsapp
SAPA PRAMITA