Inspirasi Sehat
Influenza A Terdeteksi? Kenali Pemeriksaan yang Tepat
Thu, 1 Oct 2026Influenza A Terdeteksi? Kenali Pemeriksaan yang Tepat
Demam, batuk, sakit kepala, nyeri otot, dan tubuh terasa lemah merupakan beberapa keluhan yang dapat muncul pada influenza. Namun, gejala tersebut juga dapat ditemukan pada berbagai infeksi saluran pernapasan lainnya. Karena itu, memastikan Influenza A tidak sebaiknya hanya berdasarkan gejala.
Salah satu pemeriksaan yang dapat digunakan adalah tes antigen Influenza A. Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi protein atau antigen virus dari sampel saluran pernapasan yang diperoleh melalui swab hidung atau tenggorokan. Salah satu kelebihannya adalah hasil yang relatif cepat.
Namun, hasil antigen yang negatif tidak selalu sepenuhnya menyingkirkan kemungkinan infeksi. Sensitivitas pemeriksaan antigen umumnya lebih rendah dibandingkan pemeriksaan molekuler sehingga hasil perlu dipertimbangkan bersama gejala dan kondisi klinis pasien.
Pilihan lainnya adalah pemeriksaan molekuler, seperti RT-PCR. Pemeriksaan ini mendeteksi materi genetik virus. Pada pemeriksaan respiratory panel tertentu, metode molekuler juga dapat membantu mengidentifikasi Influenza A bersama sejumlah virus atau patogen pernapasan lainnya. Sampel biasanya diperoleh melalui swab nasofaring dari bagian belakang hidung dan tenggorokan.
Bagaimana dengan pemeriksaan darah?
Pemeriksaan darah rutin tidak digunakan untuk mendeteksi virus Influenza A secara langsung. Pemeriksaan tersebut dapat membantu dokter mengevaluasi respons tubuh terhadap infeksi maupun kemungkinan komplikasi atau infeksi sekunder. Dalam kondisi tertentu, perubahan jumlah leukosit atau limfosit dapat ditemukan.
Jika keluhan pernapasan lebih berat atau dicurigai terjadi komplikasi pada paru, dokter juga dapat mempertimbangkan pemeriksaan tambahan seperti foto rontgen dada berdasarkan hasil evaluasi klinis.
Karena setiap jenis pemeriksaan memiliki fungsi berbeda, pemilihannya perlu disesuaikan dengan gejala, waktu munculnya keluhan, dan kondisi pasien.
Sahabat PRAMITA, jangan hanya menebak berdasarkan gejala. Konsultasikan kondisi kesehatan kepada dokter dan lakukan pemeriksaan yang sesuai.
Kenali gejalanya, pastikan dengan pemeriksaan yang tepat.
