Inspirasi Sehat

Herpes Simpleks

Mon, 20 Apr 2026

Pernah dengar soal virus yang suka bersembunyi di dalam tubuh dan baru muncul saat imun sedang turun? Mari berkenalan dengan Herpes Simplex Virus atau HSV. Virus ini terbagi menjadi dua kelompok utama. HSV 1 biasanya menyebabkan lentingan perih di area sekitar mulut, sedangkan HSV 2 sering mampir di area genital. Penularannya bisa terjadi lewat kontak fisik langsung, mulai dari ciuman, bertukar alat makan, hingga aktivitas seksual.

Masalahnya, infeksi virus ini sering kali tidak menunjukkan gejala sama sekali alias asimtomatik. Untuk mengetahui status tubuh yang sebenarnya, ada skrining khusus bernama Pemeriksaan Herpes Simpleks, yang secara spesifik mengukur kadar antibodi IgG dan IgM untuk HSV 1 dan HSV 2.

Pemeriksaan ini berfungsi mendeteksi antibodi yang dibentuk oleh sistem imun sebagai respons terhadap virus. Perbedaan kedua antibodi ini sangat jelas. Hasil IgM yang positif menandakan adanya infeksi akut atau infeksi yang baru saja terjadi. Di sisi lain, IgG spesifik menunjukkan riwayat infeksi di masa lampau, yang berarti tubuh sudah pernah terpapar sebelumnya. IgG juga berguna untuk membedakan antara infeksi tipe 1 dan tipe 2 secara akurat.

Manfaat utama dari tes ini adalah sebagai langkah skrining awal, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat kontak dengan individu yang terinfeksi. Mengetahui status lebih cepat akan sangat membantu proses penanganan medis.

Persiapan pemeriksaannya sangat mudah dan tidak merepotkan. Pasien sama sekali tidak diwajibkan untuk berpuasa. Sampel yang dibutuhkan juga sangat sederhana, yakni hanya satu kali pengambilan sampel darah vena dari lengan. Darah tersebut kemudian dianalisis di laboratorium. Melakukan skrining adalah bentuk rasa sayang dan tanggung jawab terhadap kesehatan diri sendiri.

Kembali ke indeks
Customer Service
Layanan Whatsapp
SAPA PRAMITA