Inspirasi Sehat
Deteksi Meningitis
Wed, 28 May 2025Meningitis bisa menyerang siapa saja dan berisiko fatal bila tidak terdiagnosis tepat waktu. Untuk mendeteksinya, langkah awal adalah konsultasi dengan dokter mengenai gejala yang dirasakan. Dokter biasanya menyarankan tes seperti hematologi lengkap, CRP, kultur darah, hingga procalcitonin untuk menilai infeksi dan jenisnya. Pemeriksaan ini membantu menentukan apakah meningitis disebabkan oleh virus atau bakteri. Pencegahan terbaik adalah vaksinasi meningitis, menjaga kebersihan, dan pola hidup...
SelengkapnyaPemeriksaan Thalassemia
Thu, 22 May 2025Bagi yang memiliki riwayat thalasemia dalam keluarga, pemeriksaan darah secara rutin sangat dianjurkan. Pemeriksaan ini mencakup darah lengkap (CBC), apus darah tepi (blood smear), kadar zat besi, serta elektroforesis hemoglobin. Setiap tes membantu mengenali kondisi sel darah merah, risiko kelebihan zat besi akibat transfusi, hingga deteksi dini kelainan hemoglobin. Skrining juga dapat dilakukan pada remaja, calon pengantin, hingga ibu hamil untuk mencegah penularan ke generasi berikutnya. Jang...
SelengkapnyaBagaimana Membedakan Nyeri Dada Akibat Penyakit Jantung dan GERD?
Thu, 15 May 2025Dalam membedakan nyeri dada yang disebabkan oleh penyakit jantung dengan GERD, seorang dokter akan melakukan anamnesa untuk menanyakan riwayat penyakit dan melakukan pemeriksaan fisik. Untuk menegakkan diagnosa adanya penyakit jantung, perlu dilakukan pemeriksaan, antara lain: 1. Elektrokardiogram (EKG) adalah perekaman aktivitas listrik jantung. Pemeriksaan ini dapat menilai adanya iskemia (terhambatnya aliran darah ke otot jantung) akibat penyakit arteri koroner. 2. Ekokardiogram ad...
SelengkapnyaMenegakkan Diagnosis Penyakit Lupus
Fri, 9 May 2025Sahabat PRAMITA, bagi setiap pasien yang dicurigai mengidap lupus, pemeriksaan laboratorium sangat penting untuk memastikan diagnosis dan menilai tingkat keparahan penyakit. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi hematologi lengkap, urin lengkap, fungsi ginjal, hati, dan gula darah. Pemeriksaan autoantibodi seperti ANA Test, anti-dsDNA, serta komplement C3 dan C4 juga sangat dibutuhkan. Tak kalah penting, dilakukan skrining penyakit penyerta seperti HIV, Hepatitis, hingga TB paru. Pemeriksaan ini m...
SelengkapnyaPemeriksaan Penyakit Autoimun
Wed, 30 Apr 2025Penyakit autoimun memiliki gejala luas dan sering sulit dikenali, sehingga diperlukan pemeriksaan komprehensif. Mulai dari anamnesis, pemeriksaan fisik, hingga tes laboratorium seperti darah lengkap, urinalisis, fungsi ginjal, marker inflamasi, serta tes autoantibodi (ANA, Anti-dsDNA). Pemeriksaan menyeluruh ini penting untuk diagnosis yang tepat dan pemantauan perjalanan penyakit. Dengan deteksi dini dan terapi yang sesuai, kualitas hidup pasien autoimun dapat meningkat. Untuk informasi lebih l...
SelengkapnyaPemeriksaan Diabetes Melitus
Thu, 17 Apr 2025Halo sahabat PRAMITA. Tahukah bahwa kadar gula darah yang terus meningkat tanpa disadari dapat berdampak serius bagi kesehatan? Menurut Perkeni, seseorang dikatakan diabetes jika kadar gula darah sewaktu di atas 200 mg/dL atau gula darah puasa lebih dari 126 mg/dL. Pemeriksaan HbA1c yang hasilnya di atas 6,5% juga menjadi penanda penting. Jika dibiarkan, gula darah tinggi dapat merusak pembuluh darah, menimbulkan komplikasi pada jantung, mata, ginjal, hingga otak. Sahabat PRAMITA dapat melakukan...
Selengkapnya