Inspirasi Sehat

Bye Bye Napas Naga

Fri, 27 Feb 2026

Jujur saja, masalah utama saat bulan puasa bukan cuma menahan lapar, tapi juga menahan rasa tidak percaya diri karena aroma mulut yang kurang sedap. Kondisi ini wajar karena saat puasa produksi air liur berkurang, membuat mulut kering dan bakteri penyebab bau mulut berpesta pora.

Tapi tenang, sebelum panik borong obat kumur, mari kenalan sama dental care paling legendaris: Siwak.

Banyak yang mengira siwak atau miswak hanya sekadar tradisi kuno. Padahal, batang kayu dari pohon Salvadora persica ini punya kandungan sains yang valid banget buat kesehatan gigi. Siwak mengandung zat-zat alami yang super lengkap, mulai dari alkaloid, silika, sodium bikarbonat, hingga fluoride dan kalsium.

Kenapa siwak jadi game changer saat puasa? Pertama, kandungan antibakteri alaminya ampuh membasmi bakteri penyebab bau mulut (halitosis) lebih efektif daripada sekadar menyikat gigi tanpa pasta gigi. Kedua, aktivitas mengunyah ujung siwak sampai menjadi serabut halus ternyata merangsang produksi air liur. Ini penting banget karena air liur adalah pembersih alami mulut yang mencegah kondisi mulut kering.

Selain itu, tekstur serat kayu siwak yang alami bertindak sebagai abrasif lembut. Ini bisa merontokkan plak gigi (karang gigi) tanpa merusak lapisan enamel, bikin gigi terasa lebih licin dan bersih seharian.

Jadi, buat kalian yang sering merasa napas kurang segar di siang hari saat puasa, coba deh kantongi siwak. Selain praktis tanpa perlu air dan pasta, manfaatnya buat glow up kesehatan mulut juga nyata. Tapi bila siwak sulit didapat, sekarang sudah banyak produk pasta gigi yang mengandung Siwak. Siwak bukan cuma sunnah, tapi juga solusi ilmiah buat napas segar.

Kembali ke indeks
Customer Service
Layanan Whatsapp
SAPA PRAMITA