Inspirasi Sehat

Avitaminosis: Gejala Kekurangan dan Kelebihan Vitamin

Wed, 1 Jul 2026

Vitamin memiliki peran penting dalam menjaga berbagai fungsi tubuh, mulai dari mendukung daya tahan tubuh, kesehatan saraf, pembentukan jaringan, hingga menjaga kekuatan tulang. Meski dibutuhkan dalam jumlah kecil, kekurangan vitamin dapat menimbulkan keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini dikenal sebagai avitaminosis, yaitu keadaan ketika tubuh kekurangan satu atau lebih vitamin yang diperlukan untuk menjalankan fungsi penting.

Gejala avitaminosis dapat berbeda-beda, tergantung jenis vitamin yang kurang. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan gangguan penglihatan, terutama saat malam hari, dan pada kondisi berat berisiko menyebabkan kebutaan. Kekurangan vitamin B12 dapat berdampak pada kesehatan saraf dan membuat tubuh mudah lelah. Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan gusi mudah berdarah serta luka yang lebih sulit sembuh. Sementara itu, kekurangan vitamin D dapat membuat tulang menjadi lemah dan memicu keluhan nyeri otot.

Tidak hanya kekurangan, kelebihan vitamin atau hipervitaminosis juga perlu diwaspadai. Kondisi ini dapat menyebabkan mual, muntah, sakit kepala, pusing, diare, nyeri perut, hingga gangguan hati dan ginjal. Risiko ini terutama berkaitan dengan vitamin yang larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E, dan K, karena dapat tersimpan lebih lama di dalam tubuh.

Sahabat PRAMITA, menjaga keseimbangan asupan vitamin menjadi langkah penting untuk mendukung kesehatan jangka panjang. Bila mengalami keluhan seperti mudah lelah, sariawan berulang, gangguan penglihatan, gusi mudah berdarah, atau nyeri otot yang tidak kunjung membaik, pemeriksaan laboratorium dapat membantu mengetahui kondisi tubuh secara lebih tepat.

Lakukan pemeriksaan di Laboratorium Medis dan Klinik PRAMITA untuk membantu mendeteksi kemungkinan gangguan akibat kekurangan atau kelebihan vitamin. Cukupi vitamin hari ini, jaga kesehatan untuk masa depan.

Kembali ke indeks
Customer Service
Layanan Whatsapp
SAPA PRAMITA