Inspirasi Sehat
Anak "Hangry" Jelang Berbuka? Yuk Ikuti Tips Ini
Tue, 24 Feb 2026Pernah memperhatikan tidak, saat bulan puasa, suasana rumah mendadak jadi panas begitu masuk pukul 4 sore? Anak yang tadinya manis tiba-tiba jadi super cranky, rewel, atau malah tantrum tanpa sebab jelas. Sebagai orang tua muda, jangan buru-buru melabeli anak "nakal" atau tidak kuat puasa.
Fenomena ini punya nama keren: Hangry (kombinasi Hungry dan Angry).
Sains punya penjelasan valid kenapa ini terjadi. Makanan adalah sumber utama glukosa, dan glukosa adalah bahan bakar utama otak. Ketika anak berpuasa seharian, kadar glukosa dalam darah turun drastis. Akibatnya, otak kekurangan energi untuk melakukan fungsi-fungsi penting, salah satunya adalah kontrol diri. Jadi, wajar kalau anak jadi susah menahan emosi.
Selain itu, saat gula darah anjlok, otak mengirim sinyal darurat ke organ tubuh untuk melepaskan hormon stres seperti adrenalin dan kortisol. Hormon-hormon ini sebenarnya bertugas menaikkan kembali gula darah, tapi efek sampingnya bikin anak jadi tegang dan siap "perang" alias emosian.
Belum cukup sampai di situ, ada juga zat kimia alami otak bernama Neuropeptide Y. Zat ini unik karena dia memicu rasa lapar sekaligus mengatur rasa marah dan agresi. Jadi secara biologis, rasa lapar dan marah itu memang satu paket.
Tips buat Parents: Saat anak mulai cranky menjelang berbuka, pahami bahwa itu adalah reaksi kimia tubuh, bukan karakter asli mereka. Jangan dibalas dengan amarah. Ajak mereka melakukan aktivitas distraksi yang ringan seperti main game santai atau menonton film kartun sampai azan magrib tiba. Validasi perasaan mereka itu jauh lebih penting daripada memarahinya.
