Inspirasi Sehat

Ada Bunda, Kok Adik Tambah Rewel?

Tue, 14 Jul 2026

Sering merasa frustrasi karena si kecil anteng saat dititipkan ke nenek atau daycare, tapi mendadak tantrum dan super rewel begitu melihat ibunya pulang? Sebelum melabeli anak sebagai sosok yang manja atau caper, ada penjelasan ilmiah di balik drama ini. Dalam psikologi, fenomena ini dikenal dengan konsep Safe Haven atau tempat bernaung yang aman.

Menurut Attachment Theory yang dikembangkan oleh John Bowlby dan Mary Ainsworth, pengasuh utama (biasanya ibu) berfungsi sebagai secure base (basis aman) dan safe haven bagi anak. Saat anak merasa takut, lelah, lapar, atau kewalahan dengan emosi seharian, sistem attachment (kelekatan) mereka akan aktif. Mereka secara insting akan mencari sosok yang paling mereka percayai untuk melampiaskan semua perasaan negatif tersebut.

Jadi, ketika anak "makin jadi" rewelnya di depan ibu, itu sebenarnya adalah sebuah pujian tersembunyi. Anak merasa bahwa ibu adalah tempat paling aman untuk merilis semua stres yang mereka pendam seharian. Mereka tahu bahwa apa pun bentuk emosi yang dikeluarkan, ibu akan tetap menerima dan memberikan kenyamanan.

Daripada memarahi anak karena dianggap cengeng, cobalah ubah sudut pandangnya. Anak sedang melakukan regulasi emosi. Respons terbaik adalah memberikan pelukan, validasi perasaan mereka, dan menjadi tempat bersandar yang kokoh. Anak yang merasa aman di masa kecil cenderung tumbuh menjadi individu dengan kecerdasan emosional yang baik di masa depan.

Kembali ke indeks
Customer Service
Layanan Whatsapp
SAPA PRAMITA