Inspirasi Sehat

Mitos atau Fakta: Puasa Ramadan Menurunkan Tekanan Darah?

Tue, 11 Mar 2025

Sahabat PRAMITA, Ramadan bukan hanya tentang ibadah, tapi juga bisa jadi kesempatan untuk meningkatkan kesehatan. Salah satu klaim yang sering terdengar adalah bahwa puasa Ramadan dapat menurunkan tekanan darah. Tapi, apakah benar demikian? Yuk, kita bongkar faktanya!

Apa Kata Penelitian?
Penelitian menunjukkan bahwa puasa Ramadan dapat memberikan manfaat bagi kesehatan jantung dan tekanan darah. Menurut studi oleh Kusmiati et al. (2021), puasa mengatur pola makan, mengurangi konsumsi garam, dan membantu tubuh menyesuaikan kadar hormon stres, yang semuanya berdampak positif pada tekanan darah.

Bagaimana Mekanismenya?
1. Pola Makan Teratur: Saat puasa, tubuh beradaptasi dengan pola makan sahur dan berbuka, mengurangi beban metabolisme tubuh.  
2. Hormon Stabil: Puasa menurunkan kadar hormon kortisol, yang sering dikaitkan dengan stres dan hipertensi.  
3. Konsumsi Garam Berkurang: Kebiasaan menghindari makanan asin saat puasa membantu menurunkan tekanan darah.

Siapa yang Perlu Waspada?
Bagi penderita hipertensi, puasa harus dilakukan dengan hati-hati. Pastikan konsultasi dengan dokter untuk menyesuaikan pola makan dan obat-obatan agar tetap aman berpuasa.

Kesimpulan
Faktanya, puasa Ramadan bisa menurunkan tekanan darah, terutama pada orang sehat. Namun, bagi yang memiliki riwayat hipertensi, diperlukan pengawasan ekstra. Puasa sehat adalah puasa yang dilakukan dengan keseimbangan dan konsultasi ahli!

 

Kembali ke indeks
Customer Service
Layanan Whatsapp
SAPA PRAMITA