Sudah Vaksin Hepatitis B?

Sudah Vaksin Hepatitis B?


Putus cinta kata orang bisa bikin “sakit hati” tiada tara. Tapi Hepatitis B bisa bikin kamu sakit hati beneran. Hepatitis B disebabkan oleh virus yang menyerang hati, dan termasuk kedalam golongan penyakit menular. Yang bikin serem , penyakit ini gak cuman bikin sakit hati, tapi juga galau karena bisa menyebabkan kanker atau pengerasan hati (sirosis) kalau tidak ditangani dengan tuntas.
Tapi jangan takut, saat ini penyakit in bisa dicegah dengan melakukan vaksinasi Hepatitis B. Infeksi dapat terjadi saat ada bakteri atau virus yang datang menyerang. Vaksin sendiri artinya adalah melatih “tentara penjaga “ tubuh kita untuk bisa mengenali bakteri atau virus tersebut sehingga dapat siap siaga mengusir penyebab penyakit tersebut
Sebelum vaksin Hepatitis B, perlu dipastikan tubuh kita sedang tidak mengidap virus Hepatitis B. Untuk itu pemeriksaan laboratorium yang terdiri dari HBs Ag, Anti HBs, dan anti HBc.. HbsAg menandakan seseorang sedang terinfeksi hepatitis B atau tidak. Bila HbsAg menunjukkan hasil positif, artinya seseorang sedang terinfeksi (akut) atau pernah terinfeksi (kronis). AntiHbs secara umum mengindikasikan masa penyembuhan atau imunitas dari infeksi virus hepatitis B. AntiHbs juga terbentuk saat seseorang yang telah menerima vaksinasi.

Sementara Anti-HBc adalah penanda penanda infeksi HBV yang paling lama berada dalam darah. Anti-HBc muncul ketika memasuki periode "core window", yakni masa di mana HBsAg sudah menghilang tetapi Anti-HBs belum muncul. Anti-HBc IgM muncul sekitar 2 minggu setelah HBsAg terdeteksi dan biasanya bertahan hingga 6 bulan. Pada masa ini, seseorang masih dikatakan sebagai pembawa virus dan masih bisa menularkannya kepada orang lain . Pada fase ini vaksinasi hepatitis B sangat dianjurkan untuk ditunda.