Manfaat Chia Seed

Manfaat Chia Seed


Sahabat Pramita belakangan ini Chia Seed cukup digemari oleh para pecinta makanan organik. Kecil, tapi konon memiliki manfaat yang baik bagi tubuh,
Dikutip dari herworld, chia seed berasal dari México yang telah lama digunakan oleh suku Maya dan Aztec. Penelitian telah membuktikan bahwa biji ini punya sederet manfaat. Karena chia seed tanpa memiliki rasa, jadi bisa menjadi bahan serbaguna yang mudah ditambahkan ke dalam makanan.
Chia seed sendiri sebenarnya mengandung asam lemak omega-3 yang sangat baik dan dibutuhkan tubuh untuk menurunkan trigliserida. Selain mengandung asam lemak omega-3, chia seed juga mengandung cukup banyak serat, yaitu setidaknya 10 gram serat terdapat di dalam 28 gram chia seed. Tidak hanya itu, 28 gram chia seed juga mengandung cukup ragam nutrisi lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh. Antara lain 18% jumlah kalsium harian yang dibutuhkan, 30% manggan, 27% fosfor, 5 gram protein, 12 gram karbohidrat, 8 gram lemak, dan 138 kalori. Bahkan chia seedjuga mengandung tembaga, kalium, dan zinc.

Selain itu, chia seed juga diperkirakan bagus untuk menurunkan LDL atau kolesterol jahat dalam tubuh dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk aritmia dan trombosis. Bahkan, dengan kandungan omega-3 di dalamnya yang juga tidak kalah tinggi, chia seed dipercaya dapat menurunkan risiko munculnya stroke, serangan jantung, dan kematian mendadak akibat penyakit jantung.

Lantas, apa saja manfaat chia seed?
-Menurunkan berat badan
-Baik bagi penderita divertikulosis
-Berperan sebagai detoks dan pencernaan
-Baik bagi penderita diabetes
Guna mendapatkan manfaat chia seed di atas dengan maksimal, Anda perlu mengolahnya dengan baik. Dari satu kasus pada seorang penderita gangguan menelan makanan, chia seed dapat menyebabkan sumbatan pada saluran makanan (esofagus) karena sifatnya yang mudah menyerap air di sekitarnya. Chia seed dapat mengembang hingga 27 kali dibanding berat awalnya. Maka disarankan chia seed ditelan bersama makanan atau cairan lain.