Jangan Panik Saat Demam

Jangan Panik Saat Demam


Pada saat daya tubuh menurun dan penyakit datang menghampiri, seringkali demam merupakan salah satu gejala yang muncul. Seringkali masyarakat menganggap bahwa demam adalah suatu penyakit, sehingga pada saat suhu tubuh mulai normal, dianggap penyakit telah sembuh, meskipun anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar, misalnya pada demam berdarah dengue dimana penurunan demam pada hari ketiga justru merupakan pucak kewaspadaan untuk terjadinya shock demam berdarah.

Demam bukanlah suatu penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit. Demam adalah kondisi ketika suhu tubuh berada di atas angka 38 derajat celsius. Demam terjadi saat kekebalan tubuh sedang melawan infeksi akibat virus, bakteri, atau parasit. Demam juga bisa dijumpai pada kondisi hipertiroidisme, artritis, atau karena penggunaan beberapa jenis obat-obatan tertentu. Karena demam merupakan gejala dari suatu penyakit maka saat suhu tubuh kembali normal , belum tentu proses infeksi atau penyakit telah sembuh. Pengobatan dan penatalaksanaan penyakit sesuai petunjuk dokter masih perlu secara disiplin dilakukan.
Melakukan pemantauan suhu tubuh dengan menggunakan termometer sangat dianjurkan sebagai data pelengkap pada saat konsultasi dengan dokter dan sebagai langkah pemantauan penyakit. Jangan panik pada saat anggota keluarga mengalami demam, langkah awal adalah memeriksakan diri ke dokter atau rumah sakit untuk mendapatkan penanganan dan anjuran penatalaksanaan penyakit.

Bilamana diperlukan, pemeriksaan laboratorium untuk menegakkan diagnosis penyakit dapat dilakukan. Panel pemeriksaan pemantauan demam (observasi febris) yang terdiri dari Hematologi lengkap, urine lengkap, Widal, SGOT, SGPT, Malaria, dan CRP kuantitatif adalah pemeriksaan yang dianjurkan pada pasien demam. Dokter akan memberikan petunjuk waktu pelaksanaan pemeriksaan yang tepat untuk mendapatkan gambaran penyakit yang adekuat. Bilamana dipandang perlu, pemeriksaan tersebut bisa diulang atau dilanjutkan ke pemeriksaan yang lebih spesifik sesuai dengan klinis penyakit semisal IgG/IgM DHF untuk kecurigaan terhadap Demam Berdarah Dengue.