MCU Saat Puasa, Bolehkah?

hal yang membatalkan puasa

Pada beberapa orang , melakukan pemeriksaan laboratorium pada saat menjalankan ibadah puasa hanya akan membuat lemas. Benarkah demikian?

Pemeriksaan laboratorium secara umum hanya membutuhkan sampel darah kurang lebih 5 – 10 cc, jumlah yang sangat sedikit dan sangat aman bagi kesehatan . Selain itu banyak fatwa ulama yang menyatakan bahwa pengambilan darah untuk tujuan pemeriksaan laboratorium tidalah membatalkan puasa.

MCU saat puasa digunakan untuk mendeteksi resiko penyakit yang potensial berbahaya seperti misalnya hipertensi, kencing manis, penyakit jantung dan lainnya. Melakukan MCU akan sangat bermanfaat dalam mengetahui kondisi klinis penyakit dan juga penanganan selanjutnya semisal pengobatan atau pengaturan diet makanan yang aman. Ini juga akan membantu dokter memberikan panduan tata cara berpuasa Ramadan yang aman .

“Pada laporan MCU, akan bisa didapatkan penjelasan hasil berikut langkah-langkah yang dianjurkan semisal diet rendah purin bagi penderita asam urat . Bagi pasien umum , disediakan pula jasa konsultasi dengan dokter konsulen (dokter umum) untuk menjelaskan hasil pemeriksaan .

Ada beberapa pilihan pemeriksaan lengkap yang bisa dipilih , diantaranya adalah paket Blue, Silver, Gold dan Platinum yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Petugas Customer Service akan dengan senang hati memberikan keterangan mengenai beberapa pilihan paket MCU tersebut. Salam sehat dan sukses selalu.