Taklukkan Nafas Naga Saat Puasa

nafas bau

Bau mulut yang muncul ketika puasa adalah hal wajar. Namun sering membuat tidak nyaman, baik bagi penderitanya maupun orang-orang yang ada di sekitarnya.

Bau mulut yang sering terjadi ketika puasa disebabkan karena produksi air liur menurun sehingga akan menjadi lebih kering. Namun, bau mulut juga bisa disebabkan karena gangguan tertentu, seperti menderita penyakit lambung, liver, ginjal akut atau saluran pernafasan. Adanya masalah pada gigi atau mulut pun bisa saja menjadi penyebab munculnya bau mulut ketika menjalankan puasa.

Sebenarnya apa yang menyebabkan bau mulut dan bagaimana caranya agar Anda terhindar dari bau mulut selama berpuasa?
Bersihkan mulut secara menyeluruh:

Mulailah dengan menyikat gigi menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride, ini berfungsi untuk menghilangkan plak dan sisa makanan. Gosok gigi Anda minimal selama 2 menit.

Jangan lupa juga untuk membersihkan lidah Anda. Anda dapat menggunakan alat khusus yang memang didesain untuk membersihkan lidah. Atau biasanya di bagian belakang sikat gigi Anda sudah tersedia pembersih lidah.

Setelah itu, gunakan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi. Bagian ini sering sulit dibersihkan menggunakan sikat gigi saja sehingga dapat memicu pembentukan plak dan menyebabkan bau mulut.

Terakhir, Anda bisa menggunakan obat kumur anti bakteri.

Lakukan seluruh tahap tersebut setelah makan sahur dan sebelum tidur malam, jangan hanya menyikat gigi saja karena menyikat gigi hanya mampu membersihkan 60% bagian mulut Anda.

Jangan merokok saat sahur: jika Anda terbiasa merokok setelah makan sahur, Anda harus mulai terbiasa menghentikan kebiasaan tersebut karena tembakau dapat menyebabkan bau mulut. Selain itu merokok juga meningkatkan risiko Anda mengalami masalah pada gusi yang kemudian menyebabkan bau mulut yang tidak sedap.

Minum banyak air putih: saat sahur, perbanyak konsumsi cairan Anda dengan minum air putih. Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, kondisi mulut yang kering dapat menyebabkan bau mulut.

Cermati apa yang Anda makan: hindari mengonsumsi makanan yang berbau menyengat.